≡ Menu

Medan

Medan

BACA JUGA : Situs Cek Resi

Medan (Pengucapan Indonesia: [medan]; adalah ibukota provinsi Sumatera Utara di Indonesia. Terletak di sepanjang pantai timur laut pulau Sumatera, Medan adalah kota terbesar keempat oleh penduduk di Indonesia, di belakang Jakarta, Surabaya dan Bandung. [2] Dengan 2.097.610 penduduk pada sensus 2010, Medan tetap merupakan pemukiman terbesar di luar pulau Jawa bersamaan dengan kekayaan masyarakat multikulturalnya. [3] Berbatasan dengan Selat Malaka, Medan adalah kota perdagangan yang sibuk di sekitar pulau yang terletak di dekat selat yang merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia. Medan adalah pintu gerbang ke bagian barat Indonesia, dapat diakses melalui Pelabuhan Belawan dan Bandara Internasional Kuala Namu, menyatakan kota ini sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia berdasarkan ekonomi setelah Jakarta dan Surabaya, ekonomi kota ini terhubung dengan baik dengan kota-kota Malaysia (khususnya Penang dan Kuala Lumpur) dan Singapura oleh bursa perdagangan, jasa dan sumber daya alam. Baik pelabuhan dan pelabuhan irport terhubung ke pusat kota melalui jalan tol dan kereta api. Medan juga menjadi kota pertama di Indonesia yang memiliki bandara yang didukung dengan layanan kereta api.

Kota ini didirikan oleh Guru Patimpus, seorang pria Karon yang menamai sebuah lahan rawa di pertemuan Sungai Deli dan sungai Babura sebagai Kampung Medan Putri (Desa Medan) sebagai pemukiman pertama. Pada tahun 1632, Kesultanan Deli didirikan oleh Tuanku Gocah Pahlawan, yang menjadi raja pertamanya. Pada abad ke-18, raja kedelapan, Sultan Mahmud Al Rasyid Perkasa Alam, memulai hubungan dengan Belanda. Jacob Nienhuys, seorang pedagang tembakau Belanda, mempelopori pembukaan perkebunan tembakau di Deli Land. Nama daerah itu berubah menjadi Medan-Deli ketika didirikan oleh perdagangan tembakau Belanda setelah pembentukan Perusahaan Deli. Dengan bantuan Kesultanan Agung Sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam ke-9, dan juga pengusaha Tjong Yong Hian dan Tjong A Fie yang terkenal, perkembangan ekonomi yang pesat mengubah Medan-Deli menjadi pusat perdagangan yang besar dengan julukannya. het tanah dolar alias tanah dari uang. Kereta Deli didirikan untuk pengiriman karet, teh, kayu, kelapa sawit, dan industri gula dari kota ke Belawan, sebuah kota pelabuhan yang terletak di sebelah utara Medan. Medan secara singkat merupakan ibukota Negara Bagian Sumatera Timur, yang didirikan pada tahun 1947 sebagai akibat dari “tindakan polisi” Belanda terhadap negara Indonesia yang baru merdeka dan kemudian menjadi bagian dari Indonesia Serikat dari tahun 1949 sampai 1950. Setelah pembentukan dari Republik Indonesia, Medan menjadi ibu kota Sumatera Utara pada pertengahan tahun 1950.

BACA JUGA : situscekresi.com

Medan dijuluki oleh Dutch Parijs van Sumatra karena kemiripan kota dengan Paris. Lamudi, portal real estat di seluruh dunia, mengakui Medan sebagai satu di antara enam kota di Asia yang menampilkan dan melestarikan beberapa situs arsitektur kolonial, sekaligus menemani pertumbuhannya sebagai kota metropolitan.

Dalam beberapa tahun terakhir, kota ini telah mengalami perkembangan pesat, dan telah melihat proyek infrastruktur berskala besar seperti bandara baru, pelabuhan laut, rel kereta api yang ditinggikan, jalan tol, dan sistem angkutan cepat massal yang direncanakan. Harga properti residensial di Medan juga mengalami tren naik selama periode 2013 hingga kuartal pertama 2015, menurut Bank Indonesia (BI). Menurut BI, indeks harga properti residensial Medan naik dari 205,24 pada kuartal IV 2013 menjadi 212,17 di kuartal keempat tahun 2014, dan menjadi 214,41 pada kuartal pertama 2015.

Comments on this entry are closed.